
Masa remaja adalah masa paling asyik, penuh kebebasan, berkesan, belum ada tanggung jawab besarsehingga disebut masa yang paling seru. Hidup remaja yang katanya penuh keceriaan, canda tawa, pertemanan seru, mulai tertarik lawan jenis dan mulai membangun cita-cita dan mimpi besar. Namun dibalik itu semua ternyata seorang remaja sering merasa galau. Galau karena beberapa hal diantaranya cinta bertepuk sebelah tangan, putus cinta, pertemanan toxic,tekanan keluarga, tugas sekolah menumpuk, dan ketakutan akan masa depan. Kalau kamu merasa galau,tenang, kamu nggak sendirian. Banyak remaja diluar sana juga merasa galau. Kenapa remaja galau? Sebab usia remaja adalah usia mencari jati diri, yaitu masa yang penting bagi perkembangan emosional, sosial dan mental. Pada masa ini bisa terjadi mood swing yaitu perubahan suasana hati secara drastis, dari senang ke sedih atau sebaliknya serta emosi bisa naik turun dengan cepat. Hal tersebut karena perubahan hormon, tekanan keluarga, pengaruh teman dan lingkungan serta proses mengenal diri sendiri. Media sosial punya pengaruh yang sangat besar bagi remaja. Banyak remaja yang galau karena gampang membandingkan hidupnya dengan orang lain. Melihat teman posting pencapaian, bahagia, jalan-jalan, prestasi bagus membuat galau karena merasa hidup sendiri biasa saja. Padahal yang terlihat di layar belum tentu kenyataan penuhnya. Bentuk galau remaja biasanya seperti: 1. Bingung memilih kuliah jurusan apa 2. Khawatir masa depan suram 3. Minder melihat teman lebih sukses 4. Merasa tidak cantic atau ganteng 5. Sulit menyesuaikan dengan lingkungan baru 6. Capek pura-pura kuat 7. Merasa kesepian di tempat keramaian 8. Terlalu berlebihan mikir Galau Itu Wajar, Asal Jangan Dipelihara Menurut American Psychological Association, galau,stress, sedih, cemas, dan bingung merupakan hal yang wajar, terutama ketika menghadapi masalah. Justru kamu bisa belajar dewasa, pinter dan bijaksana menghadapi suatu masalah. Jadi ingat ketika ada masalah, tenang aja hidup sedang mengajarimu sesuatu. Boleh galau, sedih, cemastapi jangan berlarut-larut. Karena jika dibiarkan berlarut-larut kesehatan mentalmu bisa terganggu. Cara agar tidak berlarut-larut dalam galau diantaranya adalah 1. Cerita ke Orang yang Dipercaya Jangan pendam sendiri masalahmu. Ceritakan ke orang yang bisa dipercaya. Kadang hati Cuma butuh didengarkan. Bisa cerita ke orang tua, guru atau teman. 2. Kurangi Membandingkan Diri dengan Orang Lain Perjalanan hidup seseorang itu bukan perlombaan. Jadi tidak usah diburu-buru. Jalani, nikmati dan syukuri semua proses perjalananmu dengan hati tenang dan lapang. capai cita-cita dengan fokus, sungguh-sungguh tapi tidak untuk memenangkan atau mengalahkan orang lain. 3. Fokus Upgrade Diri Hidup harus lebih baik dari hari ke hari. Dari waktu ke waktu. Setiap hari harus meningkatkan diri kearah yang lebih baik. Baik secara fisik dengan olahraga dan perawatan diri. Secara ilmu dengan membaca buku, mendengarkan kajian ilmu ataupodcast bermutu dan ikut kelas pengembangan diri. Secara spiritual juga harus lebih baik dengan meningkatkan ibadah dan memperbaiki akhlak. secara emosi dengan berlatih ikhlas dan sabar. 4. Istirahat dari Media Sosial Kadang kita perlu beristirahat, menepi dan menjauh sejenak dari hiruk pikuk media sosial yang membuat ruwet. Hiduplah di alam nyata dengan berkebun atau merawat tanaman, menjalani hobi seperti bersepeda atau jogging, membaca buku. Ngobrol hangat dengan keluarga dan teman. 5. Ingat: Fase Ini Akan Lewat Tidak ada masalah yang abadi. Semua pasti akan lewat. Semua perasaan datang dan pergi. Izinkan perasaan bahagia yang tinggal dan menetap lama di hati.Tetap jalan pelan-pelan, ya. Karena suatu hari nanti, kamu bakal ketawa saat ingat betapa galaunya dirimu hari ini. (nur) Ref.Universitas Airlangga Pembahasan hubungan percintaan remaja dan kesehatan psikologis.https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31926%E2%81%A0%EF%BF%BD
Apa sih Pergaulan Bebas itu?Remaja dan pergaulan tidak bisa dipisahkan. Remaja yang tidak mengikuti pergaulan dianggap ketinggalan zaman dan kampungan. Tapi pergaulan itu tidak hanya cukup punya banyak teman dan dianggap “gaul” lalu ikut-ikutan hal-hal yang melanggar norma atau aturan. Terutama norma agama, sosial , masyarakat atau keluarga. Contohnya seperti: minum-minuman beralkohol dan narkoba, seks bebas tanpa aturan yang tidak bertanggung jawab, sering bolos sekolah demi nongkrong yang tidak berfaedah, ikut geng yang suka bikin masalah. Ikut-ikutan “gaul” dengan cara diatas awalnya kelihatan seru tapi ujung-ujungnya bikin hidup kacau, berantakan dan masa depan suram. Kenapa remaja suka ikut-ikutan dan mudah terjebak? Banyak faktor remaja bisa terbawa arus, diantaranya : Tekanan teman, rasa tidak enak menolak, takut dibilang cupu, takut dijauhi, takut tidak punya teman, ingin terlihat keren, kurang perhatian orang tua, mencari perhatian dari luar dan rasa penasaran ingin mencoba. Dari sekian banyak faktor tersebut yang paling halus menjebak adalah rasa penasaran. Mereka berpikir “Hanya sekali saja, selanjutnya enggak lagi” Tapi ternyata hal hal itu nagih, nggak cukup sekali. Akhirnya mereka terlena dan keterusan sampai nggak tau kapan mau berhenti. Maka jangan sekali kali mencoba karena efeknya bisa keterusan. Dampak yang terjadi bagi remaja yang ikut-ikutan pergaulan bebas adalah 1. Mental rapuh mudah stress, hampa, kosong dan depresi 2. Kecanduan rokok, alkohol, bahkan narkoba 3. Malas Sekolah, Prestasi menurun, nilai jeblok 4. Masa depan suram karena putus sekolah, kecanduan dll5. Mengecewakan orang tua Serem ya. Jangan sampai salah langkah ya karena efeknya berkepanjangan. Lalu gimana cara biar nggak kejebak, berikut cara nya: 1. Pilih temen yang bawa pengaruh baik 2. Berani bilang “Tidak” 3. Isi waktu dengan hal positif (olahraga, baca buku, jalani hobi) 4. Curhat ke orang tua atau orang yang dipercaya 5. Punya prinsip hidup yang kuat Jadi, gaul itu penting, tapi jangan sampai kebablasan. Jangan hanya mikir “yang penting seru sekarang”, tapi lupa berpikir panjang dengan masa depan. Ingat, Temen bisa dicari, tapi masa depan cuma satu (nur) Ref. Kompas Edu (Dampak Pergaulan Bebas) https://edukasi.kompas.com/read/2023/10/20/060700571/ini-5-dampak-pergaulan-bebas-bagi-remaja
Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan kemuliaan bagi muslim di seluruh dunia. Selama sebulan penuh umat muslim harus berpuasa menahan lapar dan haus dari terbit fajar sampa terbenam matahari. Selain itu puasa juga diharuskan menahan amarah, membersihkan hati dari segala macam penyakit dan kotoran hati. Puasa juga mengajarkan kita untuk merasakan penderitaan orang lain yang kelaparan sehingga menimbulkan rasa empati dan melembutkan hati agar mau berbagi.Dibalik itu semua puasa juga sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Berikut manfaat dari puasa: 1. Detoksifikasi tubuh dari racun atau zat zat yang tidak berguna bagi tubuh. 2. Meningkatkan kekebalan imun karena sel getah bening membaik 10 x lipat 3. Menyehatkan jantung. Menurut penelitian puasa menimbulkan penurunan kadar lemak yang bisa menjadi plak di pembuluh darah yang menyumbat arteri koroner jantung. Sehingga orang yang rajin puasa memiliki jantung yang lebih sehat. 4. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Menurut penelitian yang dilakukan oleh NCBI (National Center For Biotechnologi Information) tahun 2017 dari 110 penderita diabetes yang berpuasa selama 3 minggu dibawah pengawasan medis menunjukan penurunan trigliserida, kolesterol total dan kolesterol jahat dalam tubuh. 5. Menurunkan berat badan. Puasa dengan mengatur pola makan sehat bisa menjadi ibadah sekaligus diet sehat. Puasa meningkatkan metabolisme dalam tubuh sehingga pembakaran lemak dan kalori meningkat. Hal tersebut bisa menurunkan berat badan dan menghindari obesitas. 6. Menyehatkan mental. Puasa menurunkan hormone stress atau kortisol serta merangsang hormone endorfin yaitu hormone bahagia dan Pereda cemas. Hal ini karena ketika seseorang berpuasa merasa dekat dengan Allah yang Maha pencipta sehingga tercipta suasana batin yang tenang dan pikiran jernih. 7. Mencegah penyakit kanker.Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Hal itu dikarenakan selama berpuasa, laju pembelahan sel termasuk pembelahan sel kanker berkurang karena terbatasnya nutrisi. Selama puasa regenerasi sel dengan baik 8. Menurunkan resiko penyakit diabetes. Selama puasa metabolisme tubuh membaik. Hal ini merangsang kerja insulin dengan baik. Insulin adalah hormon yang mengatur kadar gula darah. Menurut penelitian puasa dapat mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula dalam darah stabil. Melihat begitu banyaknya manfaat puasa, semoga kita semakin yakin dan menjalankan puasa dengan ikhlas dan sebaik baiknya. (nur) Ref.https://www.alodokter.com/manfaat-puasa-bagi-kesehatan

Banyak anak SMA khawatir dan takut masa depan. Banyak pertanyaan yang serasa menekan seperti “Mau kuliah dimana?” “Ambil jurusan apa?” “Cita-cita nya apa?” . banyak remaja bingung harus menjawab apa. Karena belum mempunyai keputusan yang pas atau srek di hati. Kekhawatiran dan ketakutan ini disebut Quarter Of Crisis. Keputusan diambil oleh otak bagian Pre Frontal Cortex. Sedangkan Pre FrontalCortex matang diusia 22 tahun. Wajar jika remaja usia 15-17 tahun merasa kebingungan. Dulu quarter Of Crisisdimulai usia 20-25 tahun. Sekarang usia 15-17 sudah mulai mengalami krisis diri. hal tersebut disebabkan karena tekanan media sosial yang terlalu massif. Banyak remaja merasa kalah sebelum bertanding padahal mulai saja belum. Kenapa? Karena paparan media sosial yang membuat insecure dan over thingking. Ketika melihat temannya eksis di media sosial banyak remaja berpikir “kok dia lulus olimpiade ya, kok dia sudah punya pilihan jurusan yang mantep ya, kok dia berprestasi ya” padahal postingan di media sosial adalah hanya highlight atau potongan bagian terbaik dari hidup seseorang. Ciri ciri Quarter of Crisis 1. Bingung mau jadi apa 2. Takut salah jurusan 3. Takut gagal 4. Takut mengecewakan orang tua 5. Merasa tidak cukup pintar dan hebat 6. Rendah diri melihat pencapaian orang lain 7. Mudah berubah ubah dalam menentukan pilihan 8. Takut gagal 9. Kehilangan semangat dan motivasi Penyebab Quarter Of Crisis 1. Paparan media sosial. Membandingkan diri dengan orang lain. Merasa orang lain lebih hebat. 2. Tekanan sosial seperti tuntutan orang tua, standar kesuksesan di masyarakat, keinginan cepat berhasil 3. Krisis identitas. Remaja dalam proses mencari jati diri. 4. Transisi hidup. Peralihan dari SMA ke kuliah atau dunia kerja menyebabkan kecemasan 5. Perfeksionisme. Keinginan untuk selalu sempurna. Kesalahan kecil seolah-olah menjadi kesalahan besar Cara menghadapi Quarter Of Crisis 1. Kurangi Paparan Media Sosial. Berhenti membandingkan hidup dengan orang lain 2. Diskusi dengan orang yang dipercaya seperti orang tua, guru bk atau konselor bisa mengurangi kecemasan dan memperjelas arah 3. Buat rencana kecil dan realistis. Buat rencana jangka pendek 1-6 bulan dulu. Jangan langsung rencana jangka panjang 10 tahun ke depan 4. Fokus proses bukan perbandingan. Jalani, nikmati dan syukuri prosesnya jangan membandingkan diri dengan orang lain karena orang punya waktu sendiri-sendiri. 5. Latih Self Compassion. Yaitu tidak apa apa gagal…bangkit lagi. Tidak apa-apa salah jurusan mulai lagi, tidak apa-apa jalan pelan-pelan. Tidak apa-apa belum tahu.Quality of Crisis bukan tanda kegagalan, justru tanda bertumbuh memahami hidup. Dengan kesadaran diri, langkah kecil yang konsisten serta dukungan penuh dari orang tua, fase ini bisa dilalui dengan lebih sehat dan matang. (nur)Ref.https://satupersen.net/blog/mengenal-quarter-life-crisis

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta bekerja sama dengan Aksaramaya dalam mengembangkan Perpustakaan Digital Edoo dan Spot Baca Dijikona (Digital Corner Mandaya) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Aksaramaya adalah pengembang Platform teknologi untuk membentuk ekosistem konten digital yang ramah dan terpercaya. Aksaramaya juga sebagai penyedia Platform Digital Library untuk Perpustakaan Umum, Khusus, Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah. Pustakawan MAN 2 Yogyakarta menghadiri Bimtek (Bimbingan Teknis) Perpustakaan Digital yang diselenggarakan oleh Aksaramaya Kamis (24/1/24). Acara dilaksanakan di ruang Meeting Aksaramaya banguntapan Bantul, Pukul 09.30 – 14.00 WIB. Hadir sebagai NarasumberTim Trainer Edoo Aksaramaya. Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md mengatakan “Sangat tertarik dan Senang sekali bisa mengikuti Bimtek Perpustakaan Digital Edoo. Ada banyak sekali yang bisa di manfaatkan dari konten konten yang ada di Edoo, terutama Guru danSiswa MAN 2 Yogyakarta. Hal tersebut sangat menarik dan menguntungkan kita sebagai user atau pembaca dari segi efisiensi waktu, tenaga dan biaya. Dalam satu langkah mudah kita bisa mendapatkan beberapa informasi yang berguna dari Edoo.” Tuturnya (nur)

Tahukah kamu bahwa otak bisa berusia lebih tua atau lebih muda daripada usia kita? hmm. Mungkin kamu tidak akan percaya. Universitas Forida melakukan penelitian pada bulan Desember 2025 tentang bagaimana memperlambat penuaan otak. Penelitian itu menggunakan MRI tingkat lanjut. Dan orang dengan kebiasaan tertentu bisa mempunyai otak 8 tahun lebih muda dari usia mereka. Missal seseorang berusia 40 tahun maka usia otaknya 32 tahun. Lantas kebiasaan apa yang bisa membuat otak lebih muda 1. Tidur cukup Usahakan tidur 5-8 jam sehari. Tidur cukup adalah skincare paling mahal dan manjur. Berapapun kuatnya anda olahraga atau sehatnya makanan anda kalau tidur anda kurang bisa dipastikan penuaan akan sulit ditunda. Tidur cukup adalah hadiah yang indah bagi tubuh dan emosi serta otak. Dengan tidur cukup ritme skardian tubuh otak dan pikiran mencapai level tenang. 2. Berat badan sehat Berat badan berlebih akan berpengaruh penting pada kualitas kesehatan fisik, emosional dan otak (pikiran). Berat badan harus disesuaikan dengan tinggi badan dan usia. Semakin tambah usia sudah menjadi rahasia umum tubuh mudah melar walaupun makan hanya sedikit. Itu karena kurangnya aktifitas fisik seperti gerak dan berolahraga. Kurangi duduk dan rebahan, lakukan aktifitas fisik disela sela kegiatan seperti peregangan, jalan kaki, senam atau yoga. 3. Manajemen Stress yang efektif Semua orang bisa terpapar stress, baik muda atau tua. Laki-laki atau perempuan. Remaja, dewasa atau lanjut usia. Stress yang tidak dikelola akan menjadi boomerang yang akan merugikan diri sendiri. Stress yang dikelola dengan baik, dibicarakan dan ada solusi biar hati dan pikiran tenang. Sedih boleh sebentar saja harus segera bangkit dari keterpurukan. 4. Menghindari alkohol dan tembakau Bagi sebagian orang minum alcohol dan merokok dijadikan pelarian dari stress pikiran. Namun tahukah kamu kalau alcohol dan tembakau menjadikan otak bisa lebih cepat tua bahkan dari usia sebenarnya. Kenapa bisa begitu? Alkohol dan rokok bersifat adiktif atau membuat kecanduan. Kandungan Zat nya membuat syaraf tenang hanya sementara, ternyata mengandung hal yang bahaya untuk kesehatan fisik seperti syaraf, paru-paru dan jantung. Gangguan kesehatan tersebut menyebabkan fisik, emosi dan pikiran di level tidak normal. 5. Menjaga hubungan yang suportif dan baik dengan orang lain Menjaga hubungan yang baik dengan orang lain salah satu indikasi otak kita sehat. Semakin kita memilih ketenangan dan jauh dari drama kualitas otak kita lebih baik dan lebih muda. Hindari teman yang drama dan toxic supaya tidak menyita perhatian dan fokus kita. Orang dengan 5 kebiasaan diatas setelah diteliti mempunyai otak yang lebih muda dari usia sebenarnya. Jadi kita mau punya otak yang lebih muda atau lebih tua? Tergantung kita mau milih yang mana.(nur)











